Judul : I hate my birthday

Author : Minniella

main cast : YoonA, Siwon, Yesung

other cast : Jessica, Seohyun, Tiffany, Heechul

genre : Romantic

Length : one shot

point of view : YoonA

 

ENJOY~

 

#kleek# kubuka pelan pintu rumahku.

“aisshh!! Apa-apaan ini??” ruang tamu tampak gelap. Lampu yang kunyalakan sebelum aku keluar ke supermarket tadi sekarang mati entah kenapa.

“YAAA..” aku terkejut, lampu tiba-tiba menyala.

“saengil chukkae hamnida.. saengil chukkae hamnida..” Jessica eonni, tiffany eonni, seohyun, heechul oppa, dan yesung oppa kulihat datang menghampiriku seraya menyanyikan lagu ulag tahun. Salah satu dari mereka, yaitu tiffany eonni membawa kue tart , mereka semua memakai topi ulang tahun yang sama. Ekspresi wajah mereka juga sama, tampak gembira dengan senyuman.

Mereka semakin mendekat. Hingga Jessica eonni meraih tanganku.

“mwo?? Apa ini? Hal bodoh apa ini he??” ucapku ketus dan kulepaskan tangan Jessica eonni yang memegang tanganku.

“apa maksudmu yoonA?” yesung oppa memelukku sangat hangat. Ya, benar-benar hangat. Aku hampir dibuat ‘mabuk’ dengan pelukan oppa. Aaahhhh!! Aniyo!! Sadarlah Im YoonA!.

“kau apa-apaan sih oppa? Lepaskan!” kedua tanganku mendorong tubuh yesung oppa, hingga aku terlepas dari pelukannya itu.

“apa yang kalian lakukan di rumahku?” wajahku mulai memerah, aku sudah emosi saat ini.

“hari ini ulang tahun eonni bukan? Jadi, kami kesini untuk merayakannya..” seohyun dengan lembut menjawab pertanyaanku.

Tapi……… ulang tahun? Aku ulang tahun?

 

??

??

??

??

??

Ahh,, geurae. hari ini aku ulang tahun. Dan aku sangat membenci hari ulang tahun!!

“ahh.. ne, hari ini aku ulang tahun. Karena kalian ingat hari ulang tahunku. Mulai sekarang lupakan!! Lupakan hari ulang tahunku!! Dan pergilah kalian dari rumahku. Sekarang!!!” gertakku keras pada sahabat-sahabatku.

Aku tahu pasti ucapanku ini cukup untuk membuat mereka bersedih. Tapi biarlah. Biarlah mereka melupakan hari ini. Hari ulang tahunku yang sudah kuanggap tak pernah ada!.

Mereka pergi. Mereka benar-benar pergi. Wajah mereka berubah drastis, mereka kini terlihat sangat sedih. Atau mungkin mereka marah?? Mollayo. Aku berlagak dingin tak peduli dengan perasaan mereka. Biarlah, mereka harus melupakannya! Tak ada ulang tahun Im YoonA lagi!.

************

Aku menangis. Padahal aku yang mengusir dan marah-marah pada mereka tadi. Tapi kenapa aku menangis?.

“kau melakukan hal yang benar Im YoonA!” ucapku yakin.

Kuseka air mataku. Dan kembali seperti YoonA yang ceria.

#bruukk# aku terjatuh, tubuhku terjatuh di atas lantai. Aku tak kuat. Memori otakku berputar kembali. Kembali saat oppa pergi meninggalkanku tepat di depan mataku.

>>FLASHBACK<<

“saengil chukka hamnida.. saengil chukka hamnida..” malam itu siwon oppa memberi surprise party untukku. Ia membawa kue tart kecil berhiaskan beberapa lilin warna-warni.

Kulewati malam itu hanya dengan siwon oppa. Sangat indah memang. Tak ada firasat buruk saat itu. Benar, aku tak merasakan apapun. Aku hanya bahagia.

Kami berjalan-jalan menyusuri jalanan di pinggir pantai dengan bergandengan tangan. Oppa tersenyum kearahku. Dia terlihat sangaatt manis!.

Oppa!! Aku benar-benar jatuh cinta kepadamu..!!

“YoonA, aku benar-benar mencintaimu. Jeongmal saranghae..”

“sama oppa. Aku juga sangat mencintaimu” jawabku yakin.

Siwon oppa secara tiba-tiba menghentikan langkah kakinya.

“jangan!! Hentikan itu!! Berhentilah mencintaiku. Lupakan aku. Hanya aku yang boleh mencintaimu. Tapi kau jangan pernah mencintaiku..!! jebal!!”

“mwo?? Apa maksudmu oppa?” aku bingung akan ucapan siwon oppa.

Dia melarangku untuk mencintainya?. Tapi kenapa? Bukankah dia mencintaiku? Aku membalas cintanya. Aku juga mencintainya, kurasa itu bukan hal yang salah. Seharusnya dia bahagia, tapi mengapa dia malah melarangku untuk mencintainya?. Oppa kau kenapa??.

“waeyo oppa??!!” mataku menatap dalam kedua matanya.

“mianhae..” ucapnya singkat.

“aniyo!! Aku mencintai oppa. Jeongmal!!.. aku tak mau berhenti mencintai oppa!” aku menggeleng tak mau.

Siwon oppa tiba-tiba berlari kearah pantai yang memang dekat dengan tempat kami sekarang.

Aku hanya diam melihatnya. Entah kenapa aku tak mengejarnya ataupun melarangnya berlari.

“YoonA saranghae..!!” kulihat siwon oppa telah berada di bibir pantai. Aku sedikit tersentak.

Aku berlari kencang mengejar siwon oppa yang semakin hilang dari pandanganku. Ia melangkah pelan tapi pasti menuju laut yang lebih dalam.

Aku sampai! Aku telah sampai di bibir pantai. Namun, aku tak melihatnya lagi!! Nama oppa?? Ia tak ada! Aku terlambat!!..

“kyaaa!!! Oppaaaa!!!!” aku berteriak sekuat yang kubisa.

Aku menyesal tak mengejarnya. Aku kecewa tak mencegahnya. Apa ini yang dimaksudnya dengan cinta? Dia meninggalkanku begitu saja. Kini ia telah tiada!!

Tapi mengapa dia melakukan ini? Mollayo. Tak ada yang tahu. Aku menangis. Menangis seorang diri. Tak ada orang disisiku lagi. Tak ada siwon oppa lagi.

>>FLASHBACK END<<

Aku menangis mengingat hari itu. Kini, setiap hari ulang tahunku adalah hari peringatan kematian oppa.

Apa aku berhak bahagia saat hari ulang tahunku?? Aku tak mungkin bahagia saat hari kematian oppa!

“oppa.. bogoshipoyo!!” ucapku dalam tangisan.

#klekk# pintu rumahku terbuka. Yesung oppa berdiri di ambang pintu, memandangku.

Kuhapus air mataku. Aku bangkit untuk berdiri dan berlagak dingin seperti tadi.

“jangan berpura-pura lagi!! Jebal!!” mohon yesung oppa padaku.

“mwoya?? Berpura-pura apa he??” aku mencoba mengelak.

Oppa memelukku! Yesung oppa memelukku? Apa yang dia lakukan? Mengapa dia memelukku?

“ara YoonA-ah” ucap yesung oppa tiba-tiba.

“YA oppa!! Memang apa yang kau tahu? Oppa tak tahu apapun!”

“ini karena siwon?” kata yesung oppa membuatku terkejut.

Kulepaskan pelukan yesung oppa.

“oppa, kau tahu tentang siwon oppa?” tanyaku.

“oh, ara. Siwon tiada saat hari ulang tahunmu tepat di depan matamu bukan?” tebak yesung oppa.

“oppa tahu semua? Oppa tahu?” tanyaku kembali.

“ne, ara. Jebal!! Kau jangan membencinya. Dia melakukan hal itu karena dia sangat mencintaimu YoonA” yesung oppa memegang pundakku.

“meninggalkan orang yang dicintai? Apa itu namanya cinta?”

“dengarkan aku!. Kau tahu mengapa dia mengambil keputusan untuk mengakhiri hidupnya??” yesung oppa meminta jawabanku.

“a.. a.. a.. aniyo” jawabku.

“apa kau tahu? Siwon dijodohkan oleh orang tuanya?”

“mwo?? Dijodohkan?? Apa maksudmu?” aku tak mengerti saat ini, aku bingung oleh kata-kata oppa.

Oppa menghela nafas panjang, ia melepaskan tangannya dari pundakku. Menghampiri sofa dan mengajakku duduk.

“siwon dijodohkan. Namun ia tak mau . dia mengatakan lebih baik mati daripada hidup tanpamu. Dia tak mau hidup bersama orang yang sama sekali tak dicintainya!” yesung oppa dengan serius mengatakan hal itu padaku. Oppa kelihatan sedih, air matanya tak terbendung lagi. Dan ia menangis!

“mwo? Jadi oppa pergi karena dia tak mau dijodohkan?” tanyaku tak percaya.

Yesung oppa hanya mengangguk pelan sembari menghapus air matanya yang tak kunjung berhenti mengalir.

“darimana oppa tahu hal itu?” tanyaku masih tak percaya.

“siwon adalah sahabatku!. Mana mungkin aku tak tahu. Dia menceritakan semua itu padaku. Aku tahu dia benar-benar mencintaimu!” yesung oppa semakin tenggelam dalam tangis kesedihan.

Aku tak kuasa melihatnya seperti itu. Dan aku menangis lagi. Kini aku tahua alasan siwon oppa meninggalkanku. Aku sekarang tahu.

“sebelum pergi, siwon menitipkanmu padaku. Dia ingin aku menjagamu, dia ingin kau selalu tersenyum walau terkadang itu sakit.. jebal! Tersenyumlah YoonA..” pinta yesung oppa padaku.

“oppa..” kupeluk tubuh yesung oppa. Aku menangis dipelukannya.

“saengil chukkae hamnida Im YoonA..” ucap yesung oppa.

Aku tersenyum, tersenyum kearah yesung oppa. Aku kini dapat tersenyum! Aku tersenyum demi siwon oppa. Dan kini aku juga tersenyum untuk yesung oppa. Yesung oppa membalas senyumanku. Ia menyeka air matanya juga air mataku.

“aku akan menjagamu..” janji yesung opppa padaku.

“gomawo oppa” aku tersenyum kembali. Aku tersenyum di hari ulang tahunku. Demi siwon oppa disana. Dan demi yesung oppa disini yang akan terus menjagaku..

Gomawo oppadeul..🙂

>>END<<

ini adalah FF iseng2an saya, jadi mian kalo jelek ya readers..🙂

kritik, saran dan commentnya ditunggu lho readers.. kalo suka jangan lupa like juga ya..🙂

gomawo~