Judul: GoodBye ~

Author: kjykara94

Cast: Kang Ji Young, Choi Min Ho, Kang Daesung.

Other Cast: Kim Hyuna, Krystal.

Genre: Romance

Length: Oneshot

Rating: PG 13

SIDER GO AWAY!!! PLEASE LEAVE YOUR COMMENT !!! AND DON’T REPOST OK !!!

Author POV

Malam itu udara terasa dingin. Salju yang terus turun dengan deras. Seorang Namja tampan sedang menyetir mobilnya dengan kencang menuju kearah rumah sakit. Tak peduli meski badai yang dihadapinya, namja itu bernama choi minho. Dia sedang ingin bertemu dengan tunangannya yang sekarang dirawat dirumah sakit karena menderita leukemia, namanya kang jiyoung.

Flashback

“Chagi-ya..kau kenapa?”, Tanya minho khawatir akan keadaan jiyoung yang sekarang ada dipelukannya itu.

“ehm…min…ho…op…pa … sa…saranghae”, yeoja bernama jiyoung itu jatuh kelantai altar pernikahan mereka.

Minho dan keluarganya segera membawa jiyoung kerumah sakit. Dan satu2nya wali jiyoung yaitu oppanya bernama Kang Daesung, ayah dan ibu jiyoung meninggal karena kecelakaan 7 tahun lalu.

“Bagaimana keadaan adik saya dok?”, Tanya daesung penuh kekhawatiran.

“penyakit jiyoung sudah semakin parah. Dan penyakit ini sampai sekarang belum ada obatnya”

“PENYAKIT APA DOK?”,teriak daesung dan minho bersamaan. Mereka tidak tau kalau jiyoung mengidap penyakit ini, karena jiyoung slalu menyembunyikannya.

“apa kalian tidak tau? Kalau jiyoung terkena leukemia! Apa dia tidak cerita?”

“tidak dok. Lalu bagaimana ini?”, daesung gelisah memikirkan jiyoung. Begitu juga minho yang sekarang sudah terduduk dilantai rumah sakit karna terkejut. Kedua namja itu masuk keruangan jiyoung dan meliihat jiyoung yang terbaring lemas. Daesung menyapa jiyoung sebentar lalu meninggalkan mereka berdua, karena daesung tau, jiyoung lebih butuh minho.

“kenapa kau tidak cerita tentang semua ini?”

“mianhae…Hehe  aku pasti akan segera sembuh kok”

“kau itu!”

Flashback end

Minho POV

Akhirnya aku sampai di rumah sakit. Kulihat dokter dan suster berlari meuju keruangan jiyoung. Aku melihat daesung hyung yang sedang gelisah didepan ruang rawat jiyoung.

“hyung bagaimana keadaan jiyoung”

“hah minho! Tadi jiyoung tiba-tibasaja tak sadarkan diri”

“apa? Tuhan tolong selamatkan jiyoung”

Author POV

Akhirnya setelah 1 jam menunggu, dokter keluar dari ruang tempat jiyoung dirawat

“jiyoung sudah sadar. Hanya saja keadaannya masih lemah”

“apa kami boleh masuk?”

“boleh tapi hanya satu orang saja”

“minho kau saja yang masuk”, kata daesung

“lalu bagaimana dengan hyung?”

“tadi aku sudah menemani jiyoung dan sekarang giliranmu”

“ne”

Ji Young POV

Kubuka mataku. Kulihat ruangan yang sudah sangat aku kenali. Ya,ini rumah sakit. Sudah 1 bulan aku dirawat disini. Aku sungguh bosan dan aku ingin keluar. Kulihat dokter dan suster yang sudah keluar dari ruangan ini. Aku berniat untuk berdiri dan pergi tapi aku hamper saja terjatuh dari kasur kalau saja tidak ada tunanganku choi minho yang menuntunku untuk tidur diatas kasur lagi.

“aw”

“chagi-ya kau harus banyak istirahat, katanya kau mau cepat sembuh”

“minho oppa!!!”

“ne”

“aku sudah tidak bisa sembuh!”

Kulihat minho yang terdiam karna ucapanku tadi. Aku tau kalau minho pasti tau kalau aku divonis tidak akan bisa sembuh.

“sudahlah. Kau tidur saja”

“oppa aku ingin keluar dari sini!”, rengekku sambil menarik lengan baju milik minho.

“keluar maksudmu?”

“aku ingin jalan2 dan menikmati pemandangan diluar sana. Ayolah!”

“hhhmm… tidak boleh”, larang minho sambil menggelengkan kepalanya.

“huft”

Author POV

Pagi harinya daesung pergi ke tempat pemakaman. Disanalah mayat ayah dan ibu daesung dan jiyoung dimakamkan. Daesung masih ingat sekali kejadian 7 tahun lalu saat mereka sedang berlibur dan ternyata itulah saat terkhir mereka bersama-sama.

Flashback

Kecelakaan yang terjadi sewaktu mereka bercanda ria didalam mobil, hingga truk berisi batu-bata itu menbrak mereka. Daesung dan jiyoung kecil saat itu selamat karena ibu dan ayah mereka berhasil memeluk mereka erat dan lalu mengeluarkan mereka dari mobil, dan duaaar, mobil itu meledak didepan mata kedua anak itu. Dan setelh itu Jiyoung dan Daesung tinggal dipanti asuhan. Baru 1 bulan, Daesung langsung diangkat jdi anak angkat keluarga yang juga bermarga Kang. Hanya saja namanya berubah dari Kang Ji Sung menjadi Kang Daesung. Daesung lalu pergi kejepang, sedangkan jiyoung menetap dipanti asuhan, dan saat kuliah dia merantau ke seoul, dan disanalah dia bertemu dengan minho. Dan saat itu pulalah dia tau tentang penyakitnya. Lalu beberapa hari kemudian dia menemukan kakaknya. Yang tak lain adalah bos-nya sendiri. Dan mereka sering jalan bersama, jiyoung mulai menjalani kisah cinta dengan minho. Tp  dia kecewa, kenapa disaat indah seperti ini dia harus mengalami penyakit mematikan ini.

Flashback end

Daesung tidak sadar kalau dia telah meneteskan air matanya. Dia menyesal karna tidak bisa menjaga jiyoung, satu2nya keluarga kandungnya. Dan setelah dia memberi penghormatan kpda orangtuanya lalu dia pergi menuju seoul.

Jiyoung POV

“Aku sudah tidak bisa lagi berada disini. Aku ingin keluar darisini. Aku tidak peduli dengan siapapun. Aku ingin mendatangi mekam kedua orangtuaku”, kata jiyoung dalam hati sambil melepaskan genggaman tangan minho yang sedari tadi ada disampingnya.

Author POV

-Paginya jiyoung sampai diPaju-

Jiyoung berjalan memasuki makam orangtuanya berada di Paju dan tanpa dia sadari dia berpapasan dengan kakaknya. Tapi dia tidak menyadarinya karna dia sibuk dengan bunga yang digenggamnya. Begitu juga daesung yang sibuk dengan hpnya. Daesung lalu memasuki mobilnya. Dan jiyoung terkejut saat melihat bunga yang ada diatas makam orangtuanya, dia tahu bahwa pasti daesung sudah kesini lebih dulu dr pda dirinya.

-Di Rumah sakit-

Minho gelisah mencari jiyoung yang sedari tadi tidak terlihat batang hidungnya.

“seharusnya tadi aku tidak tertidur. Pasti dia tidak akan kabur seperti ini. Huh lebih baik aku telfon daesung saja… huft kenapa ponselnya sibuk sih!”. Lalu minho melihat sepucuk surat yang bertuliskan aku akan kemakam orangtuaku, sebentar saja kok….. Minho terkejut lalu berinisiatif untuk pergi ke paju dan masih berusaha menelfondaesung karna ponsel jiyoung sedang tidak memegang ponsel. Akhirnya daesung mengangkat telfon minho.

“ne. ada apa minho?”

“hyung. Kau darimana saja sih!”

“aku baru saja dari makam”

“lalu kau bertemu jiyoung tidak?”

“tidak…memang kenapa?”

“jiyoung tadi hilang dan aku menemukan surat kalau jiyoung akan kemakam orangtuanya dipaju”

“oh kalau nbegitu aku akan putar balik dan mencari jiyoung. Mungkin dia maih disana”

“ne…aku sebentar lagi juga akan sampai ke paju”

Minho menancap kencang mobilnya, sedangkan daesung sudah sampai dimakam hanya saja dia tidak menemukan jiyoung. Lalu daesung berusaha mencari disekeliling makam itu dan akhirnya minho datang.

“hyung…kau sudah bertemu jiyoung?”

“belum, sepertinya dia sudah pergi”

“Aduh bagaimana ini?”, gelisah minho dan daesung.

“tunggu! Sepertinya aku tau jiyoung kemana!”

“kemana?”

“kepanti asuhan”

“kalau begitu kita kesana”

Sesampai mereka dipanti asuhan, mereka masih belum bertemu jiyoung. Daesung lalu masuk kedalam gedung. Sdangkan minho mencari diluar panti dan yap minho berhasil menemukan jiyoung yang sedang menari diatas pasir pantai.

“Jiyoung~”

“ah minh. Kau bagaimana kau kesini?”

“ya ampun jiyoung kau seharusnya memakai baju yang lebih tebal”

“minho kau tidak marah padaku?”

“tentu saja aku marah. Aku marah karna kau tak mengajakku”

“haha klau begitu ayo”

Mereka menikmati indahnya pantai sore itu, sedangkan daesung hanya melihat mereka dari kejauhan dan tersenyum melihat tingkah mereka, tapi senyuman itu berubah saat melihat jiyoung yang terjatuh diatas pelukan minho. Daesung langsung menghampiri mereka. lalu membawa jiyoung kerumah sakit terdekat. Tapi karena peralatan dirumah sakit itu kurang lengkap lalu mereka membawanya kerumah sakit terbaik dipaju. Saat diperjalanan jiyoung sempat mengucapkan kata-kata perpisahan.

“Daesung oppa jangan suka mainin cewk lagi ya! Oppa harus menjaga hyunah unnie dengan baik”

“Minho-ya saranghae, jaga dirimu baik-baik ya. Tersenyumlah selalu”

“Tidak jiyoung! Tolong jangan!”, isak minho dan daesung

Detak Jantung dan Nafas jiyoung berhenti. Sesampainya dirumah sakit jiyoung sudah tidak bisa diselamatkan lagi. Minho dan Daesung sedih dan menangis mendengar kabar dari dokter itu. Lalu seorang yeoja datang, dia kim hyuna, kekasih daesung.

“Bagaimana keadaan jiyoung?”, Tanya hyuna khawatir.

“Jiyoung…jiyoung sudah tiada”, tangis daesung semakin menjadi-jadi. Hyna mencoba menenangkan daesung sedangkan minho masih berusaha menggoyang0goyangkan tubuh jiyoung.

-Di Pemakaman-

“Jiyoung semoga arwahmu tenah dialam sana”, ucap minho sambil menaruh bunga mawar putih diatas makam jiyoung.

“akhirnya cita-citamu tercapai. Yaitu ingin bersama kedua orangtuamu”, ucap daesung

Daesung, minho, dan yang lainnya lalu menaburkan abu jiyoung ke laut *tradisi orang korea yg bisa kita lihat didrama2* …

-4 tahun kemudian-

“1..2..3…chesse”. minho menikah dengan seorang yeoja bernama krystal yang merupakan adik kelasnya dulu. Krystal juga hadir dipemakaman jiyoung waktu itu. Dan daesung datang dengan istrinya kim hyuna yang dia nikahi 3 tahun lalu….

Walaupun minho sudah menikah tapi dihatinya paling dalam dia tidak bisa melupakan jiyoung.

-THE END-

Wahaa sumpah nii fanfic gaje abis…

Haha yang penting jangan lupa komen + like.

Aku nerima kritik dan saran kalian tapi gak nerima bashingan kalian.

Kalau gak suka gak usah baca.

Gamsa Hamnida ^_^